Selasa, 24 November 2015

TAHFIZH CAMP KAMPOENG AL-QUR'AN


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 







Just Share Semoga bermanfaat
Dicari 40 ikwan dan 40 akhwat setiap bulannya, u/ menghafal Quran dalam program TAHFIZHCAMP KAMPOENG QUR’AN
"Pelatihan Menghafal Al-Qur’an"
Pendaftaran dibuka mulai tgl 20 November 2015 secara online di website kami: www.kampoengquran.or.id
Pendaftaran dibuka setiap saat selama kuota masih ada.
Pelatihan ini terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar membaca dan menghafal Qur’an (siswa, mahasiswa, profesional, karyawan, ibu rumah tangga, dll)
> Materi Utama
– Tahfidz Al-Qur’an
– Kandungan Al-Qur’an
– Motivasi Al-Qur’an
– Ma’rifatullah (mengenal Allah dengan Al-Qur’an)
> Materi Pembiasaan
– Sholat Fardhu berjamaah
– Sholat Tahajud
– Sholat Dhuha
– Tilawah Al-Quran
– Dzikir pagi dan petang
> Fasilitas
– Asrama Asri dan Alami
– Makan Sehat dan Halal
– Al-Qur’an Hafalan Tikrar
– Al-Matsurat
– Kaos dan syal KQC
> Waktu Pelaksanaan Jum’at – Minggu
Bulan Desember 2015:
Tgl 4 - 6 (kelas Ikwan)
Tgl 11 - 13 (kelas Akhwat)
Tgl 18 - 20 ( kelas Ikwan)
Tgl 25 - 27 (kelas Akhwat)
Tersedia Ikatan dinas dan beasiswa sekolah bagi peserta terbaik
Jadual TahfizCamp 2016 akan terus di update di website kami
DAFTARKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA, DAN KAMI YANG ATUR JADUAL SAHABAT,
Selanjutnya Asatid KQC Siap Menerima Setoran Hafalannya Sehari 5 waktu
Sekertariat:
Psantren Kampoeng Quran Cendekia (KQC)
Komplek Lembah Hijau Cihanjuang A13 Bandung Barat
CS : +6281320002165
www.kampoengquran.or.id
Jika sahabat merasa informasi ini bermanfaat silahkan bagikan informasi ini kepada sahabat lainnya. Semoga apa yang sahabat lakukan menjadi suatu kebaikan yang di catat oleh Allah SWT.
Jazakumullah
Link Informasi Kampoeng Qur'an TahfizhCamp: http://j.mp/KQ-TahfizhCamp
Link Formulir Pendaftaran Kampoeng Qur'an TahfizhCamp:http://j.mp/tahfizhcamp


وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ  

JILBAB SEKSI


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 



Sebenarnya apa sih yang di maksud jilbab masa kini ..
Apakah kalian tau apa arti Jilbab masa kini, pasti sudah tidak asing lagi apa itu JILBOBS, Jilbobs adalah mereka yang berjilbab tapi memakai pakaian ketat dan memperlihatkan auratnya .
Saat ini banyak para remaja yang sudah tidak asing lagi yang namanya fashion,dan kreatif.
Nah.. Kekreatifan ini lah yang membuat para remaja melihat dan bahkan meniru gaya-gaya jilbab artis dan orang barat yang saat ini menjadi tren di akhir 2015 ini .
Majelis Ulama Islam ( MUI ) telah mengeluarkan keputusanya yang sangat cerdas larangan,bagi seorang wanita , berjilbab tapi berpakaian ketat dan memperlihatkan lekuk tubuhnya yang di kenal dengan istilah JILBOBS.






Penetapan hukum haram pada jilbobs.
Firman Allah .

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ


 Artinya: “Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu,anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang         mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan ilbabnya ke seluruh tubuh mereka”.
                                                                     . (QS. Al-Ahzab: 59)


Maksud dari ayat diatas adalah Allah memerintahkan kepada kaum hawa untuk menggunakan jilbab dengan benar sehingga seluruh auratnya tertutup. Tidak hanya jilbab saja yang diharuskan untuk menutup aurat akan tetapi pakaian juga diharuskan untuk menutup aurat. 

Dengan demikian seorang wanita diharamkan untuk menggunakan pakaian ketat atau menggunakan jilbab tidak sesuai dengan ajaran Islam. Ini tidak jauh beda dengan menampakkan aurat. Karena fungsi menutupi aurat adalah menyembunyikannya, sehingga tidak terlihat lelaki yang bukan suami maupun mahramnya.
Sumber  : http://www.kompasiana.com


Terus  bagaimana cara memakai jilbab yang baik dan  benar ?
Cara memakai jilbab yang baik adalah sesuai tuntutan islam bukan sesuai mode atautren yang berlaku di masyarakat .

Syarat-Syarat memakai jilbab yang baik.

• Menutup Aurat 
•Jilbab lebar dan menutupi dada
•Jilbab longgar tidak menampakan bentuk tubuh
•Tidak tipis/tembus pandang 
•Tidak memakai riasan atau makeup

Cara memakai jilbab yang baik dan benar sudah di tegaskan dalam Al-Quran 

اَلْخـَبِيـْثــاَتُ لِلْخَبِيْثـِيْنَ وَ اْلخَبِيْثُــوْنَ لِلْخَبِيْثاَتِ وَ الطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِيْنَ وَ الطَّيِّبُوْنَ لِلطَّيِّبَاتِ




Artinya .Wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).
                                




Yukk para wanita muslimah diseluruh dunia segera perbaiki diri kita masing-masing , Allah maha pengampun bagi para hambanya yang mau memperbaiki dirinya 
Karena tak selamanya apa yang menurut kita baik belum tentu baik mnurut allah .
Allah maha tahu segalanya ,serahkan semuanya kepada Allah maka semesta akan mendukung semua langkahmu .Artinya:
Firman Allah .



كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَّكُمْ وَعَسَى أَن تَكْرَهُواْ شَيْئاً وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ وَعَسَى أَن تُحِبُّواْ شَيْئاً وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ وَاللّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ (البقرة: 216)

Artinya: 

Diwajibkan Atas kamu berperang ,padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci.
Boleh jadi kamu membenci sesuatu ,padahal Ia amat baik bagimu ,dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu ,padahal ia buruk bagimu , Allah mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui."


Sudah sampai tahap berapa ukhti memperbaiki diri .?.

SEMOGA BERMANFAAT.......


وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 



Senin, 23 November 2015

SURITAULADAN YANG BAIK



السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 





Apa itu Uswatun Khasanah ( Suritauladan yang baik ) nahhhh.... perlu kita ketahui dan fahami bahwa Uswatun Khasanah adalah sosok seseorang yang di lihat, di dengarkan ,di ikuti segala perbuatan apa yang ia lakukan ...
Coba kita lihat diri kita masinng-masing apakah yang di maksud suri tauladan itu  diri kita ? atau sahabat, dan bisa jadi saudara kita ... , tentunya bukan semuanya ..
Lalu siapa yang menjadi suritauladan itu? 
Siapa lagi kalau bukan ,Muhammad Shallallahu'alaihi Wassalam .
Tentunya beliaulah yang patut kita contoh perilakunya, beliau orang yang sangat sempurnya,dan namanya tidak akan lekang di makan oleh zaman .
Lalu bagaimana kita bisa Suritauladan seperti nabi muhammad , simaklah '' Kisah teladan Nabi Muhammad Untuk Umat Islam ''

Ikuti Teladan Rasulullah Agar Keluarga Sakinah
Sebaik-baiknya teladan adalah Rasulullah SAW. Ini seperti ditegaskan dalam surah al-Ahzab ayat 21.
rasulullah teladan umat
Dalam berumah tangga, Rasulullah sangat menghargai dan memuliakan istrinya. “Sebaik-baiknya kamu adalah yang terbaik kepada istrimu. Ungkapan ini menunjukkan betapa besarnya penghargaan Rasulullah kepada istrinya.”
Meskipun berposisi sebagai kepala rumah tangga, Rasulullah tidak pernah merepotkan istri dan anak-anaknya. Rasul, tidak malu menjahit sendiri pakaiannya yang robek, membetulkan sandalnya yang rusak, dan mengerjakan pekerjaannya sendiri tanpa menyusahkan istrinya. Bahkan, menurut riwayat, Rasulullah tidak segan membantu keperluan istrinya.
Sebagai suami, Muhammad dikenal sangat sayang kepada anak-anaknya. Dalam keadaan shalat, Rasulullah memperlambat sujudnya. Ini karena kedua cucunya sedang asyik bermain naik di punggungnya. “Ini adab yang ditanamkan Rasulullah kepada anak-anak dan cucunya. Rasulullah pun selalu memeluk dan mencium anak-anak dan cucunya,”
Sebagai manusia biasa, bukan berarti rumah tangga Rasulullah tanpa goncangan. Musibah datang ketika istrinya Aisyah difitnah berselingkuh dengan sahabatnya. Langkah yang dilakukan Nabi, memohon petunjuk kepada Allah dan klarifikasi (tabayyun). Turunlah wahyu yang membersihkan nama baik Aisyah. Rasulullah berhasil menyelesaikan urusan rumah tangga sendiri tanpa harus melibatkan banyak pihak. “Hal ini harusnya menjadi contoh bagi umat islam, ketika ada konflik keluarga selesaikan seperti yang dilakukan Rasulullah,” .
Tidak ada teladan sebaik Rasulullah

Barangsiapa meneladani Rasulullah, niscaya ia akan menjadi teladan.
Seribu lima ratus tahun yang silam, siapa yang tidak mengenal sosok Abu Bakr, khalifah pertama pengganti Rasulullah sebagai imam umatnya? Dialah pribadi paling mulia di antara umat Muhammad . Siapa pula yang tidak mengenal ‘Umar bin Al-Khaththab, orang terbaik setelah Abu Bakar? Demikian juga dengan ‘Utsman bin ‘Affan, orang terbaik setelah ‘Umar, serta ‘Ali bin Abu Thalib, yang merupakan orang terbaik setelah ‘Utsman?
Semuanya merupakan keutamaan Allah , di mana Ia telah memilih mereka menjadi orang-orang terbaik dari umat Rasulullah . Mereka menjadi teladan generasi setelah mereka karena mereka menjadikan Rasulullah sebagai suri teladan dalam seluruh aspek kehidupannya. Keberadaan Rasulullah di tengah-tengah mereka, telah mewarnai kehidupan mereka yang penuh kemuliaan, kebaikan, kebahagiaan, ketentraman, ketenangan, kenyamanan, kejayaan, dan sebagainya. Tidak hanya itu, mereka bahkan berada di akhir kehidupan dan mengakhiri perjuangannya dengan keberhasilan yang gemilang, yaitu membuka pintu segala kenikmatan yang ada di sisi Allah di dalam jannah (surga)-Nya.
Rasulullah telah menjadi teladan para sahabatnya, serta menjadi panutan dalam melangkah dan mengarungi samudera yang dahsyat dengan gelombangnya. Ini merupakan sinyalemen keberhasilan mereka dalam menjadikan dan mempraktekkan bimbingan Allah.
Al-Imam As-Sa’di mengatakan di dalam tafsirnya hal. 609, 

“Sungguh telah ada suri teladan yang baik bagi kalian pada diri Rasulullah yaitu dari sisi di mana beliau menghadiri sendiri suara hiruk pikuk dan langsung terjun ke medan laga. Beliau adalah orang yang mulia dan pahlawan yang gagah berani. Lalu bagaimana kalian menjauhkan diri kalian dari perkara yang Rasulullah bersungguh-sungguh melaluinya seorang diri? Maka jadikanlah dia sebagai panutan kalian dalam perkara ini dan sebagainya.”
Kemudian dikatakan oleh Al-Imam As-Sa’di: “Suri teladan itu ada dua macam, yaitu yang baik dan yang buruk. Suri teladan yang baik itu ada pada diri Rasulullah  karena orang yang menjadikannya sebagai suri teladan, sungguh dia telah menempuh jalan yang akan menyampaikan kepada kemuliaan yang ada di sisi Allah. Itulah jalan yang lurus.
Adapun menjadikan selain Rasulullah sebagai suri teladan, apabila orang tersebut menyelisihi beliau, maka itu adalah suri teladan yang jelek seperti ucapan orang musyrik ketika diseru untuk menjadikan Rasulullah sebagai suri teladan, mereka mengatakan: ‘Sesungguhnya kami telah menemukan bapak-bapak kami di atas satu ajaran dan kami mengikut di atas agama mereka.’ Suri teladan yang baik ini akan ditempuh dan akan mendapatkan taufiq atasnya, oleh orang-orang yang mengharapkan perjumpaan dengan Allah dan kebahagiaan di hari akhir.
Yang mendorongnya untuk menjadikan Rasulullah sebagai suri teladan yang baik adalah iman, takut kepada Allah, berharap pahala dari-Nya, dan takut terhadap adzab-Nya.”
Al-Hafidz Ibnu Katsir, dalam Tafsir-nya (3/483), mengatakan: “Ayat ini merupakan landasan pokok untuk menjadikan Rasulullah sebagai suri teladan dalam ucapan-ucapan beliau, perbuatan-perbuatan, dan dalam semua keadaan beliau.”
Keteladanan Rasulullah.
Inilah jawaban keteladanan rasulullah dari seorang shahabiyyah yang faqih dan mengetahui secara jelas di hadapan matanya cara Rasulullah berkata, berbuat, dan bertingkah laku, dikarenakan beliau adalah isteri Rasulullah. Jawaban yang sangat singkat dan mencakup segala perkara kebaikan di dalam agama ini.

Penyayang
Di antara bentuk keteladanan beliau adalah penyayang. Apakah anda memiliki sifat kasih sayang kepada sesama? Dan sudahkah anda berhias dengan sifat ini? Sifat Rasulullah ini telah diceritakan oleh Allah di dalam Al Qur`an. Allah berfirman:
“Sungguh telah datang kepada kalian seorang Rasul dari diri-diri kalian. Sangat bersedih terhadap apa yang memberatkan kalian dan bersemangat (untuk memberikan hidayah) kepada kalian dan lemah lembut dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman.” (At-Taubah: 128)
Allah berfirman:
“Muhammad adalah Rasul Allah dan orang-orang yang menyertainya sangat keras terhadap orang kafir dan penyayang antara sesama mereka.” (Al-Fath: 29)
“Maka dengan rahmat Allahlah kamu menjadi lemah lembut terhadap mereka dan jika kamu berkeras hati niscaya mereka akan lari darimu.” (Ali ‘Imran: 159)
Sekali lagi,sudahkah anda berhias dengan sifat ini padahal Rasulullah bersabda: “Tiadalah sifat kelemah lembutan itu ada pada sesuatu melainkan akan menjadikannya indah dan tidaklah tercabut dari sesuatu melainkan akan menjadikannya jelek.” (HR. Muslim dari ‘Aisyah )
Dan Rasulullah bersabda: “Bukan termasuk dari kami orang yang tidak menyayangi yang kecil dan menghormati yang besar.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi dari shahabat Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash )


KISAH TELADAN AKHLAQ ROSUL SAW KETIKA DIUNDANG MAKAN SEORANG BUDAK
Dan Rasulullah SAW tidak pernah mau mengecewakan orang lain, sebagaimana diriwayatkan dalam Shahih Al Bukhari bahwa seorang wanita ( Barirah RA) seorang budak wanita miskin dari Afrika, ia mengundang Rasul SAW karena diberi makanan oleh salah seorang sahabat makanan yang sangat enak, maka ia tidak berani memakannya karena sudah lama ingin mengundang Rasul SAW tapi malu tidak punya apa-apa.
Maka ketika datang makanan enak sebelum ia ingin mencicipinya, seumur hidup dia belum mencicipinya dia teringat kepada Rasul SAW, aku ingin Rasul datang mumpung ada makanan yang enak padahal seumur hidup dia belum mencicipi makanan itu.
Barirah yang susah ini pun datang mengundang Rasul SAW ke rumahnya, maka Rasul SAW datang bersama para sahabat untuk menyenangkan Barirah RA seorang budak wanita yang miskin, Rasul saw tidak ingin mengecewakan orang lain maka datang Sang Nabi bersama para sahabat, para sahabat melihat makanan yang sangat enak dan mahal tidak mungkin Barirah membelinya sendiri, maka berkata para sahabat : “Yaa Rasulallah barangkali ini adalah makanan zakat, sedangkan engkau tidak boleh memakan zakat dan shadaqah , kalau bukan makanan zakat ya makanan shadaqah, tentunya kau tidak boleh memakannya”…
Berubahlah hati Barirah dalam kekecewaan, hancur hatinya dengan ucapan itu walau ucapan itu benar Rasul SAW tidak boleh memakan shadaqah dan zakat, namun ia tidak teringat akan hal itu karena memang ia di sedekahi makanan ini, hancur perasaan Barirah RA dan bingung juga risau dan takut serta kecewa dan bingung karena sudah mengundang Rasul SAW untuk makan makanan yang diharamkan pada Rasulullah SAW.
Namun bagaimana manusia yang paling indah budi pekertinya dan bijaksana, maka Rasul SAW berkata : “ Makanan ini betul shadaqah untuk Barirah dan sudah menjadi milik Barirah, Barirah menghadiahkan kepadaku maka aku boleh memakannya “, dan Rasul SAW pun memakannya.

Semoga bermanfaat ..


وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 




PACARAN DALAM ISLAM


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 




Wahai wanita , ketahuilah bahwa saat ini masih eksis dengan kata ''PACARAN'' tentunya ketika seorang remaja mendengar kata tersebut baginya sudah tidak asing lagi .
Bahwa sesuatu yang seharusnya tidak boleh  bahkan yang di larang oleh islam ,menjadi sesuatu yang biasa.
Sudah di tegaskan dalam Al-Quran dan Hadist ,bahwa pacaran itu zina , bahkan lebih dari seorang PSK . 

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan sesuatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra [17] : 32). 

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. (QS. An Nur : 30) .

Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An Nur : 31) 

Dari Ibnu Abbas r.a. dikatakan: Tidak ada yang kuperhitungkan lebih menjelaskan tentang dosa-dosa kecil daripada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Allah telah menentukan bagi anak Adam bagiannya dari zina yang pasti dia lakukan. Zinanya mata adalah melihat [dengan syahwat], zinanya lidah adalah mengucapkan [dengan syahwat], zinanya hati adalah mengharap dan menginginkan [pemenuhan nafsu syahwat], maka farji (kemaluan) yang membenarkan atau mendustakannya.” (HR. Bukhari & Muslim) 

“Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan dengan wanita kecuali bersama mahramnya.”(HR. Bukhori dan Muslim) .


“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah seorang laki-laki sendirian dengan seorang wanita yang tidak disertai mahramnya. Karena sesungguhnya yang 

ketiganya adalah syaitan.” (HR. Ahmad). 

“Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi, itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HASAN, Thabrani dalam Mu'jam Kabir 20/174/386) 

“Demi Allah, tangan Rasulullah shallallahu‘alaihi wassallam tidak pernah menyentuh tangan wanita sama sekali meskipun dalam keadaan membai’at. Beliau tidak memba’iat mereka kecuali dengan mangatakan: “Saya ba’iat kalian.” (HR. Bukhori) 

“Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita.” (HR. Malik , Nasa’i, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad) 
Telah berkata Aisyah ra, “Demi Allah, sekali-kali dia (Rasul) tidak pernah menyentuh tangan wanita (bukan mahram) melainkan dia hanya membai’atnya (mengambil janji) dengan perkataaan.” (HR. Bukhari dan Ibnu Majah) 

“Wahai Ali, janganlah engkau meneruskan pandangan haram (yang tidak sengaja) dengan pandangan yang lain. Karena pandangan yang pertama mubah untukmu. Namun yang kedua adalah haram” (HR. Abu Dawud , At-Tirmidzi dan dihasankan oleh Al-Albani) 

“Pandangan itu adalah panah beracun dari panah-panah iblis. Maka barangsiapa yang memalingkan pandangannya dari kecantikan seorang wanita, ikhlas karena Allah, maka Allah akan memberikan di hatinya kelezatan sampai pada hari? Kiamat.” (HR. Ahmad) Dari Jarir bin Abdullah r.a. dikatakan: “Aku bertanya kepada Rasulullah saw. tentang memandang [lawan-jenis] yang [membangkitkan syahwat] tanpa disengaja. Lalu beliau memerintahkan aku mengalihkan pandanganku.” (HR. Muslim).



 Sumber  [www.bringislam.web.id] 

Simak dan di fahami betapa bahanya ketika pacaran. 
Yuukkkk,... para sahabat wanita kita perbaiki diri ,agar menjadi wanita yang mempunyai Akhlakul Kharimah , wanita Sholehah , Wanita Surga , dan Wanita Permata, tentunya Allah Akan menuntun kita menjadi wanita yang Akhlakul Kharimah, asalkan diri kita mau mengubahnya ... 
Semoga bermanfaat ...

 Sumber : http://log.palingseru.com/





                      وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 


Minggu, 22 November 2015

PERMATA DUNIA



السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 




 Wahai sahabat wanita , Subhallah ... sungguh kagum dan terpesona, sesungguhnya wanita di  muliakaan dalam Islam .
 Dalam Al-Quran bisa kita lihat banyak ayat -ayat suci Al-Quran yang di khususkan buat wanita .
 Padahal ada beberapa hal  yang menghalangi wanita untuk beribadah ( Sholat ,Puasa,Tadarus dll).
 Tetapi Allah telah menujukkan kecintaaan pada wanita dan selalu mengutamakan wanita .

Mengapa wanita begitu istimewa ?

.: QS. Al-A’raaf :26

Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan.
Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.

.: QS.  An-Nuur :31

Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya.
Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita.
Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan.
Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

.: QS. An-Nuur :60

Dan perempuan-perempuan tua yang telah terhenti (dari haid dan mengandung) yang tiada ingin kawin (lagi), tiadalah atas mereka dosa menanggalkan pakaian mereka dengan tidak (bermaksud) menampakkan perhiasan, dan berlaku sopan adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

.: QS. Al-Ahzab :53

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu masak (makanannya), tetapi jika kamu diundang maka masuklah dan bila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa asyik memperpanjang percakapan.
Sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu Nabi lalu Nabi malu kepadamu (untuk menyuruh kamu ke luar), dan Allah tidak malu (menerangkan) yang benar.
Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir.
Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.
Dan tidak boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak (pula) mengawini istri-istrinya selama-lamanya sesudah ia wafat.
Sesungguhnya perbuatan itu adalah amat besar (dosanya) di sisi Allah.

.: QS. Al-Ahzab :55

Tidak ada dosa atas istri-istri Nabi (untuk berjumpa tanpa tabir) dengan bapak-bapak mereka, anak-anak laki-laki mereka, saudara laki-laki mereka, anak laki-laki dari saudara laki-laki mereka, anak laki-laki dari saudara mereka yang perempuan, perempuan-perempuan yang beriman dan hamba sahaya yang mereka miliki, dan bertakwalah kamu (hai istri-istri Nabi) kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.

.: QS.  Al-Ahzab :59

Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuan mu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulur kan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu.
Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang…. Maha benar ALLAH dengan segala firman-NYA.
|

Rasulullah SAW sangat memuliakan Wanita

Adapun Rasulullah SAW, manusia termulia dan terbaik sepanjang masa pun mengakui dan sangat memuliakan wanita. ini buktinya :
Dari Abdullah bin ‘Amr radhiallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihiwassalam bersabda:

Dunia ini adalah perhiasan/kesenangan dan sebaik-baik perhiasan/kesenangan dunia adalah wanita yang shalihah.” (HR. Muslim,Nasa’i, Ibnu Majah dan Ahmad)

Dalam lafazh lain:

Sesungguhnya dunia ini adalah perhiasan dan tidak ada di antara perhiasan dunia yang lebih baik daripada wanita yang sholihah.” (HR. Ibnu Majah)

Dalam lafazh lain:

Sesungguhnya dunia ini seluruhnya adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang sholihah.” (HR. Ahmad)
|

Wanita dan Keindahan

Sudah menjadi sunnatullah bagi anak Adam diberikan kepada mereka berbagai kenikmatan yang mereka cintai dan dijadikan indah pandangan mereka dengannya di dunia ini sebagaimana dalam firman Alloh:

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu:wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah lading. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Alloh-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali-Imran:14)

Ketika menyebutkan berbagai hal yang menjadikan kecintaan manusia dalam ayat ini Allah mendahulukan wanita sebelum yang lain, hal ini memberikan isyarat bahwa wanita menjadi sumber terbesar kenikmatan, kesenangan dan perhiasan hidup di dunia ini.
Tidak terkecuali bagi Rasulullah Shalallahu ‘alaihiwassalam sebagai sosok manusia terbaik dan termulia, wanita adalah sesuatu yang paling beliau cintai di antara kenikmatan dunia yang lain, dan ini merupakan fitroh beliau sebagai manusia biasa.

Dari Anas radhiallahu ‘anhu ia berkata: “Rasulullah Shalallahu ‘alaihiwassalam bersabda: ‘Aku diberikan rasa cinta dari dunia terhadap para wanita dan wewangian dan dijadikan penyejuk mataku ada di dalam shalat.” (HR. Ahmad, dan Nasa’i. Di shohih kan oleh Syaikh Al Albani)

Walhasil, Allah telah menciptakan wanita sebagai perhiasan dan bahkan perhiasan terbesar dunia ini namun sekaligus ia juga merupakan fitnah terbesar di dunia ini yang pernah diciptakan Alloh bagi kaum laki-laki.

|

Wanita Sholihah

Allah telah memberikan sebuah definisi wanita sholihah yang menjadi perhiasan dan kesenangan terbaik di dunia, sebagaimana dalam firman-Nya:

… Maka wanita yang sholih, ialah yang taat kepada Alloh lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Alloh telah memelihara (mereka) …” (QS. an-Nisa’:34)

Rasulullah Shalallahu ‘alaihiwassalam juga memberikan gambaran wanita sholihah terbaik sebagaimana dalam hadits:
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu berkata: “Nabi Shalallahu ‘alaihiwassalam ditanya:’Siapakah wanita yang paling baik?’ Beliau menjawab:

(Sebaik-baik wanita) adalah yang menyenangkan (suami)-nya jika ia melihatnya, mentaati (suami)-nya jika ia memerintahnya dan ia tidak menyelisihi (suami)-nya dalam hal yang dibenci suami pada dirinya dan harta suaminya.’ (HR. Ahmad, al Hakim, an Nasa’i dan ath Thobrani dan di Shohihkan oleh al Albani).

Beliau Shalallahu ‘alaihiwassalam juga berwasiat untuk memilih wanita yang memiliki dien (agama) yang baik sebagai ukuran keshohihan seorang wanita, bukan kecantikan, kedudukan atau hartanya.
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu dari Nabi Shalallahu ‘alaihiwassalam beliau bersabda:

Wanita dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, kecantikannya dan karena dien (agama)-nya; maka pilihlah yang memiliki dien maka engkau akan beruntung.” (HR. Bukhari dan Muslim)
 Ketahuilah bahwa wanita merupakan dorongan untukmenjadi perhiasan dunia .cermati , dan renungkan betapa berharganya para wanita .
Silahkan di simak  video renungan bagi para wanita .

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ